Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Simon Santoso melangkah ke final Autralia Open Super Series 2014, setelah di babak semifinal menundukkan Tommy Sugiarto. Dalam babak semifinal, yang berlangsung Sabtu (28/6/2014) di Sidney, Australia Simon hanya butuh waktu 42 menit untuk menundukkan Tommy dua set langsung 21-16, 21-13.
Perjuangan unggulan ketiga ini terbilang cukup mudah. Simon baru berkeringat di babak perempatfinal saat menghadapi pemain Hongkong Wong Wing Ki, walau akhirnya menang dengan skor 21-17, 21-15.
Persaingan jauh lebih ketat terjadi di babak semifinal. Menghadapi Tommy yang memiliki rangking lebih tinggi, Simon justru bermain tanpa beban. Meski terus ditekan terutama di set pertama, Simon tetap bermain tenang dan mampu mencuri angka 21-16.
Persaingan ketat terjadi diawal set kedua. Kedua pemain saling mengejar dalam perolehan poin.
Tommy sempat memimpin hingga poin 13, namun setelh itu Tommy seperti kehilangan sentuhan dan tidak mampu lagi membuat poin. Set pun kembali dimenangi Simon dengan skor 21-13.
Di babak final, Simon Santoso akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Tian Houwei (Cina) dan juara dunia 2013 Lin Dan yang juga berasal dari Cina.
Sementara pasangan ganda campuran Markis Kido/Pia Zebadiah gagal ke final, setelah di semifinal kalah dari pasangan Korea Selatan, Ko Sung Kyun/Kim Ha Na dengan rubber set 21-12,19-21, 21-12. Kekalahan atas pasangan Ko Sung Kyun/Kim Ha Na di Australia Open membuat rekor pertemuan kedua pasangan ini menjadi 1-1. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Kejar Percepatan Pembangunan, Disdik Jaksel Relokasi Dua SD di Kebayoran Lama Selatan
-
Rekomendasi Bedak Wardah untuk Kulit Bruntusan, Makeup Jadi Flawless dan Kulit Tetap Aman
-
Temuan Senjata di Sekolah, PJJ Jadi Langkah Tepat Jaga Keamanan Siswa
-
Duit Rp1 Triliun untuk Pembangunan Jalan Lintas Bono Pelalawan
-
Kemenko Polkam Buka Suara soal Motor Wartawan yang Raib di Depan Kantornya
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris
-
12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi
-
Pinjaman Rp50 Juta di KUR BRI Cicilannya Cuma Rp9 Ribuan Per Hari? Cek Rinciannya