Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla, diminta untuk istirahat guna menghadapi debat cawapres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti malam. Apalagi hari ini merupakan kali pertama puasa di bulan Ramadan.
"Ya Pak JK puasa seperti biasa. Tapi kami meminta Beliau untuk istirahat yang cukup agar nanti dapat tampil secara prima," kata Juru Bicara JK, Poempida Hidayatulloh, dihubungi suara.com, Jakarta, Minggu (29/6/2014).
Untuk pendalaman materi debat, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini, lanjut Poempida, juga tidak memiliki persiapan khusus. Katanya, JK memiliki wawasan yang lebih dengan tema debat kali ini, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
"Pak JK Insya Allah mempunyai pengetahuan yang cukup luas dalam banyak hal. Ini akan membantu Beliau dalam berdebat. Tapi tetap kami berikan masukan dalam konteks isu-isu terkini yang relevan dengan topik debat nanti malam," tutur Politisi Golkar ini.
Dia pun optimis, JK bisa lebih unggul dalam debat cawapres kali ini. Namun, dia menyerahkannya kembali masyarakat untuk menilai debat nanti malam.
"Kalau kamu tanya saya pasti saya jawab Pak JK (unggul). Bagusnya nanti setelah debat diadakan jajak pedapat di kalangan orang-orang awam. Biar mereka yang memberikan penilaian," terangnya.
Dalam debat cawapres nanti malam bakal dimoderatori oleh Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Bidang Kerjasama Dwikorita Karnawati.
Debat kandidat cawapres antara Hatta-JK akan disiarkan langsung di televise pada pukul 20.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!