Suara.com - Seorang perempuan tega menghabisi nyawa suaminya dengan menaruh racun pada nasi goreng yang ia masak untuk sang suami di Tripattur, India.
Amsa yang telah memiliki dua anak ini diketahui sedang menjalin hubungan dengan lelaki lain, Trupathy. Rupanya, keduanya bersekongkol membunuh Ramesh, nama sang suami.
Awalnya ia mengaku bahwa suaminya meninggal karena memiliki penyakit perut. Namun, keponakan Ramesh merasa curiga atas kematian pamannya yang diketahui tidak memiliki sejarah penyakit perut itu tiba-tiba meninggal pada Senin (16/6/2014).
Kemudian, ia melaporkan hal itu kepada polisi dan akhirnya polisi menyelidiki penyebab kematian lelaki berusia 45 tahun itu dengan menggali lagi kuburan Ramesh untuk diautopsi.
Dalam proses penyelidikan yang sedang berlangsung itulah Amsa mengaku dirinya telah menaruh racun pada makanan Ramesh. Setelah memakan nasi goreng, suaminya itu langsung tidak sadar.
Kemudian, ia dan kekasih gelapnya membawa Ramesh ke desa asal suaminya. Kepada penduduk desa, ia mengatakan bahwa Ramesh menderita sakit perut akut. Tak lama kemudian suaminya meninggal dunia. (The Star)
Berita Terkait
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Sinopsis The Raja Saab, Film India Terbaru Prabhas dan Sanjay Dutt
-
Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet
-
Kronologis Ancaman Pembunuhan Keluarga Thom Haye
-
Sinopsis Ikkis, Film India yang Dibintangi Dharmendra dan Agastya Nanda
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP