Suara.com - Korban meninggal dunia akibat penganiayaan kegiatan pecinta alam Sabhawana SMAN 3 di Tangkuban Perahu bertambah satu bernama Fadian.
"Tadi pagi pukul 4.30 meninggal di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, sekarang dibawa ke rumah duka di Mampang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (3/7/2014).
Penyidik Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Jakarta Selatan akan mendalami rekam medis dari rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Rikwanto menuturkan korban berada dalam kondisi yang kritis sepulang dari kegiatan sehingga harus segera mendapat pertolongan.
"Belum sempat ada pertanyaan atau kata-kata dari korban," katanya.
Rikwanto menambahkan berdasarkan keterangan saksi, Fadian merupakan orang yang kena penganiayaan saat kegiatan di Tangkuban Perahu.
Sebelumnya, seorang pelajar SMA Negeri 3 Setiabudi Arfiand Caesar Al Irhami (16) meninggal dunia saat mengikuti kegiatan pencinta alam di Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat, pada 20 Juni 2014.
Polisi telah menetapkan lima tersangka dugaan penganiayaan terhadap peserta pencinta alam SMAN 3 Setiabudi Jakarta Selatan itu.
Sebanyak empat tersangka pria yaitu DW, AM, KR dan TM menempati ke Rutan Salemba, sedangkan seorang tersangka perempuan PU menjalani penahanan di Rutan Pondok Bambu.
Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti lainnya untuk kemungkinan adanya tersangka baru. Para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional