Suara.com - Jumlah pemudik melalui angkutan laut di Indonesia jumlahnya naik 5 juta orang pada Masa Angkutan Lebaran 1435 Hijriah. Hal itu dikatakan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono saat memantau kesiapan arus mudik maupun balik Lebaran 2014 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (15/7/2014).
"Penyebab peningkatan itu karena besarnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi laut," katanya.
Sementara itu, ungkap dia, jumlah pemudik melalui kapal laut secara nasional mengalami kenaikan sekitar satu hingga tiga persen dibandingkan pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2013 (1434 Hijriah).
"Angka tersebut terlihat untuk arus mudik di penjuru Tanah Air. Khususnya melalui kapal penyeberangan di ASDP, kapal cepat, kapal roro, maupun Pelni," ujarnya.
Bambang juga mengemukakan, total arus mudik di Indonesia pada tahun 2014 mencapai 30 juta orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 20 juta orang di antaranya menggunakan transportasi umum.
"Lalu, 10 jua orang lainnya lebih memilih mudik dengan memakai kendaraan pribadi," katanya.
Pada kesempatan sama, Kepala Humas Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Dhany R Agustian, menyatakan, khusus di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pihaknya didukung oleh operator Pelni yang menyiapkan 12 unit kapal penumpang.
"Kemudian, operator kapal swasta lainnya dengan 23 unit kapal sehingga total armada yang disiapkan pada Lebaran Tahun 2014 ada sebanyak 35 unit kapal," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan
-
Tanggul Sungai Kalimalang Jebol! Ratusan Keluarga di Karawang Terendam Banjir
-
Dianggap Air Ajaib, BRIN Bongkar Fakta Mengerikan Air Sinkhole: Penuh Bakteri dan Logam Berat
-
Alasan Kuat Polisi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65