Suara.com - Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada masa arus mudik dan balik lebaran 2014 serta untuk memenuhi harapan para pengguna jasa akan ketersediaan tempat duduk, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyiapkan sebanyak 19.694 kursi tambahan. Kursi tambahan itu terbagi dalam 62 penerbangan ekstra di sejumlah rute domestik dan internasional selama periode H-7 hingga H+7 lebaran.
Manajer Komunikasi Senior PT Garuda Indonesia, Ichsan Rohas mengatakan, kapasitas tambahan tersebut terdiri dari 18.954 tambahan kursi yang terbagi dalam 54 penerbangan ekstra di rute-rute domestik, serta 740 tambahan kursi dalam 8 penerbangan ekstra di rute-rute internasional yang dilayani Garuda Indonesia.
“Sebanyak 62 penerbangan ekstra tersebut akan dilaksanakan pada rute-rute domestik dari Jakarta menuju Padang, Yogyakarta, dan Denpasar, maupun sebaliknya, serta pada rute-rute internasional dari Jakarta menuju Singapura dan Bangkok, maupun sebaliknya,” kata Ichsan dalam surat elektronik yang diterima suara.com, Selasa (15/7/2014).
Selain melaksanakan penerbangan ekstra, Garuda Indonesia juga akan mengoperasikan pesawat berbadan lebar, yaitu Airbus A330-300 berkapasitas 257 penumpang, Airbus A330-200 berkapasitas 222 penumpang, dan Boeing 777-300ER berkapasitas 314 penumpang pada rute-rute penerbangan tertentu. Rute penerbangan tersebut antara lain pada rute Jakarta-Surabaya (pp) dan Jakarta-Denpasar (pp), untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pada lebaran tahun ini.
Dengan adanya penambahan kursi dari penerbangan ekstra dan pengoperasian pesawat berbadan lebar pada rute-rute ramai tersebut, maka jumlah ketersediaan kursi (seat availability) pesawat Garuda Indonesia selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran meningkat sekitar 10,8 persen atau 123.539 kursi dibandingkan tahun 2013 lalu.
Peningkatan ketersediaan kursi pesawat Garuda Indonesia pada tahun 2014 ini dibandingkan tahun sebelumnya seiring dengan adanya peningkatan jumlah armada, pengembangan jaringan penerbangan, dan penambahan frekuensi di sejumlah rute-rute penerbangan.
Untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia menghimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin. Para penumpang juga dihimbau untuk menggunakan fasililitas “City Check-in” di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas “Web Check-in” untuk mengindari antrian panjang di konter check-in bandara.
Sehubungan dengan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi ke arah bandara, Garuda Indonesia juga mengimbau penumpang untuk dapat berangkat lebih awal ke bandara, guna menghindari keterlambatan dan untuk kenyamanan pengguna jasa.
Berita Terkait
-
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah
-
Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?
-
Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast
-
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia
-
Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?
-
Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur