Suara.com - Anggota tim pemenangan Jokowi-JK, Teten Masduki meminta kepada semua pendukung pasangan capres-cawapres nomor dua itu untuk tidak melakukan pesta kemenangan. Berdasarkan instruksi langsung dari Joko Widodo, kata Teten, para relawan diminta untuk menunggu penghitungan resmi dari KPU Pusat pada 22 Juli nanti.
“Walaupun dalam real count sudah terlihat keunggulan, tetapi kita tetap menunggu pengumuman resmi dari KPU, dan dimohon agar seluruh tim relawan tidak melakukan pesta kemenangan dengan arak-arakan turun ke jalan. Tim relawan juga harus menahan diri dan tidak terpancing isu-isu dan provokasi yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Teten dalam keterangan tertulis di Jakarta, (19/7/2014).
Teten menambahkan, apabila ada kelompok relawan yang ingin melakukan perayaan kemenangan di wilayahnya, perayaan dapat diganti dengan doa bersama untuk bangsa dan negara.
Yang paling penting, ujar Teten, tim relawan dininta tetap waspada dan mengawal rekapitulasi perhitungan suara di KPU Kota/Kabupaten dan KPU Provinsi bersama-sama dengan tim kampanye pada tingkatannya.
Berdasarkan real count sementara, pasangan Jokowi-JK masih unggul dengan meraih 52,76 persen suara sedangkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa meraih 47,24 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
-
Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan
-
Jubir KPK Dilaporkan Faizal Assegaf ke Polisi, Eks Penyidik: Indikasi Serangan Balik Koruptor
-
Demi Korban 98, Koalisi Sipil Banding Lawan Fadli Zon Usai Gugatan Ditolak PTUN
-
Pangan RI dalam Bahaya? Pakar Ungkap Efek Suhu Panas yang Bisa Bikin Bulir Padi Tak Terbentuk
-
Petaka Berenang di Ciliwung: Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus, Tim SAR Sisir Sungai Hingga 4 Km
-
Militer AS Frustrasi Lawan Iran, Donald Trump Malah Bahas Narkoba di Gedung Putih
-
Dibalik Megahnya USS Gerald R. Ford: Toilet Tersumbat, Serangan AS ke Iran pun Terhambat, Kualat?
-
Viral! Hotel di Negara Ini Buat Pengumuman: Hewan dan Orang Yahudi Dilarang Masuk