Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, mengakui adanya keresahan di tengah masyarakat menjelang pengumuman hasil rekapitulasi suara pilpres pada Selasa (22/7/2014) mendatang. Untuk itu, pihak kepolisian tidak akan mengendurkan pengamanan dan siap mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi.
"Ya pada prinsipnya upaya-upaya pengamanan tanggal 22 Juli terus berjalan," ujarnya melalui sambungan telepon Sabtu (19/7/2014) di sela acara diskusi Perspektif Indonesia dengan topik "Jelang Penetapan KPU" di Jl. Mahakam Raya II No. 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Untuk itu, Boy Rafli mengingatkan masyarakat tidak terprovokasi pihak yang mencoba menimbulkan ketidaknyamanan. Dia juga meminta masyarakat melapor ke pihak berwajib jika mendengar ada isu yang meresahkan menjelang pengumuman rekapitulasi pilpres.
"Kami minta masyarakat tidak mudah terprovokasi, dan dapat memberikan kepercayaan kepada kita untuk mengamankan. Jika ada isu atau sebagainya segera laporkan supaya kita dapat mengamankan lebih dini," saran Boy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran