Suara.com - Sejumlah posko mudik Lebaran 2014 bermunculan di kawasan jalur mudik Cileunyi - Nagreg Kabupaten Bandung, Jabar.
"Pendirian Posko Lebaran menjadi kegiatan rutin setiap arus mudik, selain membantu mereka yang akan pulang kampung juga untuk memberikan pelayanan bagi pelanggan," kata Manager Komunikasi dan Hukum PLN Distribusi Jabar Banten Agung Murdifi di Bandung, Minggu (20/7/2014).
Ia menyebutkan, posko itu didirkan baik di jalur Nagreg di jalur selatan juga di sejumlah titik di Jalur Pantura. Kesiagaan di Posko juga dilengkapi dengan sarana kendaraan roda empat dan dua untuk menjamin mobilitas," katanya.
Selain PLN, Posko layanan mudik yang didirikan adalah dari perusahaan obat, jamu, produsen otomotif dan sepeda motor, operator seluler, produsen ponsel, serta layanan service gratis kendaraan.
Kehadiran Posko tersebut membuat semarak di jalur itu. Mereka juga menyediakan tempat beristirahat bagi para pemudik yang melintas di jalur itu.
"Efektifnya mulai H-7 Lebaran, setiap hari petugas kami akan berada di posko itu," kata Kepala Humas PT Bio Farma, Nurlaela yang mendirikan Posko di Limbangan Kabupaten Garut.
Sementara itu Polres Bandung juga siap menyambut arus mudik lebaran. Petugas mulai membangun posko-posko di sekitar Cileunyi yang akan beroperasi mulai Senin (21/7/2014).
"Pospam mulai efektif Senin sore, tanggal 21," kata seorang petugas Polantas yang sedang membantu mengawasi pendirian tenda di jalur Cileunyi.
Salah satu posko ditempatkan di pertigaan Cileunyi yang menghubungkan arus kendaraan dari arah Bandung dan Pintu Tol Cileunyi ke arah Sumedang dan Cirebon. Selain itu Posko ini juga akan di tempatkan di daerah Dangdeur, Pasteur, dan Parakanmuncang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!