Suara.com - Rekapitulasi, alias penghitungan suara Pilpres di KPU pusat sempat tertunda dengan temuan dan pertanyaan Bawaslu Aceh yang mengungkap adanya kotak suara yang tidak tergembok dan hanya diberi lakban dengan stiker KPU.
Anggota Bawaslu Aceh, Aqalani, sempat meragukan hasil penghitungan suara atas temuan di Kabupaten Bireun yang diungkapkan dalam rapat pleno hari ini, Minggu (20/7/2014) di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta.
"Gemboknya tidak, soalnya dudukkannya rusak, itu kotak suara pakai kardus," kata Asqalani.
Namun, menurut Ketua KPU Aceh Ridwal Hadi mengatakan hal itu tidak masalah. Sebab, tidak ada jumlah suara yang berubah.
"Nggak masalah, hasilnya tidak ada perubahan waktu pleno di kabupaten," tuturnya.
Ketua KPU Husni Kamil Manik yang memimpin rapat pleno ini tetap memutuskan hasil rekapitulasi ini. Husni meyakini dan percaya masalah gembok tidak berujung fatal.
"Dengan ini, rekapitulasi suara Aceh di sahkan," kata Husni.
Di Aceh, Prabowo-Hatta unggul dari Jokowi-JK. Prabowo mendapatkan 1.089.290 dan Jokowi-JK dengan 913.309 suara serta ada 58.485 suara yang tidak sah. Total, suara yang terpakai di provinsi ini mencapai 2.061.084.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian