Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Sutarman meminta masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada presiden terpilih.
"Apabila sudah ditetapkan pemenangnya, kita harus dukung bersama presiden baru demi kesejahteraan bangsa Indonesia," kata Sutarman di Balai Kartini, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (20/7/2014).
Pada kesempatan itu dia juga meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, karena dapat memicu munculnya kericuhan.
"Silakan memonitor, tapi jangan terprovokasi dari siapa pun, dari media apa pun. Keamanan sudah siap, pendukung juga tidak perlu mengerahkan massa ke KPU," katanya.
Lebih lanjut dia menegaskan bahwa Polri berada dalam pihak netral. "Polri tidak memihak ke kubu mana pun. Polri dalam posisi yang netral," tegasnya.
Senada dengan Kapolri, Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, meminta masyarakat untuk mempercayakan keamanan kepada pihaknya.
Karena itu, dia meminta masyarakat untuk beraktivitas seperti biasa, dan tidak melakukan pengerahan massa ke KPU.
"TNI akan mendukung penuh Kepolisian," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka