Suara.com - Beberapa saat setelah KPU menetapkan Joko Widodo - Jusuf Kalla menjadi pasangan presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode 2014 - 2019, Menteri Luar Negeri Kanada John Baird menyampaikan ucapan selamat.
Ucapan selamat dari John Baird disampaikan melalui akun Twitter @HonJohnBaird.
"Warm congratulations to @jokowi_do2 on winning #Indonesia's democratic presidential election. I plan to visit there in the very near future," demikian twit John Baird.
Bila diterjemahkan secara bebas, John Baird mengucapkan selamat atas kemenangan Joko Widodo dalam pemilihan presiden yang berlangsung demokratis. Ia berencana untuk berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat.
John Baird merupakan pejabat luar negeri ketiga yang memberikan ucapan selamat kepada Jokowi.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sebelumnya lebih dulu menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi melalui akun Twitter ?@NajibRazak.
“Congrats to @jokowi_do2 on winning the Indonesia presidential elections.Hope 2 reaffirm our bilateral relations& look fwd to seeing u around,” demikian tulis Najib Razak.
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong juga menyambut kedatangan Jokowi. Ia berharap bisa bekerjasama lebih erat.
“Selamat buat @jokowi_do2. Semoga bisa bekerjasama dan makin mengutamakan hubungan Indonesia-S’Pore,” tulisnya sekira sejam yang lalu.
KPU resmi menetapkan pasangan Jokowi – JK menjadi pasangan presiden dan wakil presiden terpilih pada Selasa (22/7/2014) sekitar jam 21.30 WIB
Suara yang diraih Jokowi – JK sebanyak 70.997.833 suara atau 53,15 persen dari suara sah secara nasional. Sedangkan kompetitor mereka, pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa hanya meraih 62.576.444 suara atau 46,85 persen dari suara sah nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!