Suara.com - Akibat amblasnya jembatan Comal di kawasan Pantura Jawa Tengah, arus lalu lintas jalur selatan melalui Nagreg arah Garut dan Tasikmalaya padat.
"Akibat jembatan Comal di Jawa Tengah amblas, arus lalu lintas melalui jalur selatan via Nagreg Kabupaten Bandung padat karena volume kendaraan meningkat mulai H-9," kata Kasat Lantas Polres Bandung AKP Eko Munarianto kepada wartawan di Bandung, Senin (21/7/2014).
Menurut dia, terjadi peningkatan arus lalu lintas di jalur Nagreg yang didominasi truk ekpedisi dan bus antarkota. Pada malam hari volume kendaraan cukup tinggi, berbagai langkah sudah disiapkan mengatasi hal tersebut.
Sementara itu petugas di Pos Pam lebaran Nagreg, Aipda Didin, kepada wartawan mengatakan, volume kendaraan melintasi Nagreg dari keluar tol Cileunyi truk angkutan barang cukup mendominasi.
Arus lalu lintas di jalur Nagreg mulai padat, kata dia, selepas Magrib kendaraan angkutan barang dan bus dari Jakarta tujuan Jawa Tengah.
Sementara puncak arus mudik lebaran 2014 melalui Kabupaten Bandung, Jawa Barat melintasi jalur utama Nagreg arah Garut diperkirakan pada H-3. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan
-
Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan
-
Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi
-
Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI
-
Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang
-
Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi
-
Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden