Suara.com - Balap mobil Formula 1 (F1) telah menuntaskan 10 seri balapan, serta menyisakan satu seri lagi saja akhir pekan ini di Budapest, Hungaria, sebelum libur tengah musim sekitar satu bulan.
Sehubungan dengan itu, tim-tim kontestan pun sudah mulai bersiap, tak terkecuali Red Bull yang sampai saat ini masih tertinggal jauh dari pimpinan klasemen sementara yakni Mercedes. Hanya saja, sebagaimana dikutip situs Formula1.com, tampaknya dua pebalap andalan Red Bull tidak merasa bakal mudah meraih poin maksimal di Sirkuit Hungaroring.
"Saya menyukai balapan dan atmosfer (lomba) di Hungaroring, serta punya kenangan bagus membalap di sana, meskipun belum pernah menang --ini masih ada dalam daftar targetku!" ungkap Sebastian Vettel, juara bertahan yang saat ini poinnya justru masih di bawah rekan setimnya, Daniel Ricciardo.
"Ini tipikal lintasan lambat, tapi juga bisa membuat Anda terdesak. Sirkuit ini memiliki sejumlah tikungan tajam dan sempit, serta lintasan yang lumayan bergelombang. Jadi Anda tak bisa meremehkannya," sambungnya.
"(Tapi) GP Hungaria adalah balapan terakhir sebelum istirahat musim panas, jadi kami akan bekerja keras mempertahankan momentum serta meraih hasil bagus untuk dinikmati saat libur," tandas Vettel yang tahun lalu finish ke-2 di sirkuit ini.
"Saya selalu menikmati Hungaroring. Tapi karena begitu ketat dan penuh tikungan, ini mungkin bukanlah hamparan sirkuit yang ideal bagi sebuah balapan grand prix. Agak mirip Monaco, tapi tanpa pagar-pagarnya," tutur Ricciardo pula.
"Rasanya seperti dalam salah satu situasi aneh di mana mengemudi terasa menyenangkan, tapi tidak barangkali untuk membalap. Ini adalah sirkuit yang luar biasa untuk kualifikasi, ketika Anda mengemudi dengan bahan bakar rendah dan ban baru --Anda sepenuhnya bisa merasakan momennya. Namun dalam balapan, mendahului akan sulit karena sempitnya lintasan, dan rentetan tikungan pun tak akan memberi Anda peluang itu," ujarnya. [Formula1.com]
Berita Terkait
-
Ajang AHDC 2026 Perkuat Proses Pembinaan Pebalap Muda Lewat Kompetisi Berjenjang
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
ARRC Mandalika Memanas! Misi Pembuktian Pembalap Cedera dan Ambisi Besar Pasukan CBR Series
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana