Suara.com - Malam takbiran di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, berlangsung aman dan kondusif, Minggu (27/7/2014) malam. Tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang berarti.
"Hingga pukul 23.00 WIB ini tidak ada laporan kejadian yang menonjol terkait kegiatan takbir keliling di wilayah hukum Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Kepala Bidang Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta AKBP Anny Pudjiastuti.
Menurut dia, kegiatan takbir keliling di beberapa wilayah dapat berlangsung dengan aman dan lancar dan kondisi ini diharapkan dapat terus berlangsung hingga pelaksanaan Salat Id maupun selama liburan dan arus balik Lebaran 2014.
"Diharapkan kondisi yang kondusif ini tetap terjaga, termasuk juga keamanan di objek wisata pada saat libur lebaran dan pada saat arus balik nanti. Mudah-mudahan gangguan kamtibmas dan kasus kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir," katanya.
Sementara itu untuk pengamanan lebaran ini Polda DIY menyiapkan 31 titik pos arus mudik 2014 terdiri atas Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) bagi pemudik.
"Seluruh pos akan bersiaga selama 24 jam dari H-7hingga H+7 lebaran," katanya.
Anny mengatakan, dari 31 titik pos terdiri dari 25 pos pam dan enam pos yan. Sejumlah pos pengamanan ada empat titik di Sleman, enam pos di Kota Yogyakarta lima pos di Bantul, di Gunung Kidul enam titik dan empat titik pos pengamanan di Kulon Progo.
"Sedangkan pos pelayanan di Sleman ada dua titik dan di Kota Yogyakarta, Bantul, Gunung Kidul serta Kulon Progo masing-masing ada satu titik," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Detik-Detik Rumah Warga Jepara Rusak Usai Dilintasi Sound Horeg Saat Takbiran
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap
-
Takbir Idul Adha Berlangsung Berapa Lama? Ini Hukumnya Menurut Para Ulama
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
-
MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas
-
Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan
-
Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI
-
Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak