Suara.com - Ketua DPP Hanura Wiranto mengatakan belum ada pembicaraan terkait nama-nama yang akan masuk dalam susunan kabinet di bawah pemerintahan presiden terpilih dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019, Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
"Belum dibicarakan," kata Wiranto saat ditanya mengenai sosok yang akan mengisi susunan kabinet, di rumah Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar 27A, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2014).
Sejumlah tokoh partai politik yang tergabung dalam koalisi pengusung presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-JK terlihat bergantian mendatangi kediaman Megawati.
"Belum bincang-bincang sama Bu Mega. Tadi masih sibuk sama yang salaman," tambah Wiranto sebelum meninggalkan kediaman Megawati.
Menurut Wiranto, pembagian pos menteri oleh Jokowi-JK bukan sekedar bagi-bagi jatah partai, namun akan berdasarkan syarat kualitas.
"Dari dulu dengan Bu Mega, Jokowi, dan JK, kita bicara kualitas, kredibilitas, dan profesionalisme. Tetapi belum ada pembicaraan saat ini," kata mantan Panglima TNI.
Ia pun tidak menampik bahwa salah satu kader dari partainya bisa berpeluang besar mengisi jajaran menteri di bawah pemerintahan Jokowi-JK.
Wiranto dan istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, menyambangi kediaman Megawati setelah berkeliling ke sejumlah tempat termasuk ke rumah Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya 6, Jakarta. Setelah bersilaturahmi dengan JK, Wiranto langsung menuju kediaman Jokowi di Taman Surapati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat.
Tidak lama kemudian, JK dan istri, Mufidah Jusuf Kalla, menyusul ke rumah dinas Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi