Suara.com - Serangan Israel ke Jalur Gaza menewaskan sedikitnya 43 warga Palestina pada Rabu (30/7/2014) dini hari waktu setempat. Israel menggempur puluhan tempat di berbagai penjuru Gaza yang disinyalir sebagai kantung persembunyian militan Hamas.
Menurut juru bicara kementerian kesehatan Gaza Ashraf Al-Qidra, peluru-peluru tank dan pesawat Israel menghantam rumah-rumah dan sebuah sekolah di Jebalya, Gaza bagian utara. Beberapa korban tewas adalah anggota paramedis dan seorang bayi. Delapan orang yang berasal dari satu keluarga asal Jebalya, juga dikabarkan tewas.
Gempuran Israel juga mengakibatkan jatuhnya korban cedera. Sebanyak 20 di antaranya merupakan warga Palestina yang berlindung di sebuah sekolah milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pejabat rumah sakit menyatakan, jumlah warga Palestina yang tewas dalam konflik sejak 8 Juli lalu mencapai 1.245 orang. Sebagian besarnya adalah warga sipil. Sementara itu di pihak Israel, konflik menewaskan 53 tentara dan tiga warga sipil. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan