Suara.com - Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebut Israel sebagai "anjing rabies" atas serangannya ke Gaza. Khamenei mendesak negara-negara Muslim untuk mempersenjatai warga Palestina untuk melawan apa yang ia sebut sebagai genosida.
Pernyataan itu disampaikan Khamenei dalam sebuah khotbah, menandai berakhirnya ibadah puasa Ramadan.
"Anjing rabies ini, serigala rakus ini, telah menyerang orang-orang tak berdosa dan kemanusiaan harus segera beraksi. Ini adalah genosida, sebuah bencana besar dalam sejarah," kata Khamenei.
Khamenei juga mengkritisi Amerika Serikat dan negara-negara Eropa yang dinilainya justru mengurangi kemampuan militer pejuang Palestina di wilayah tersebut.
"Mereka menggempur orang-orang tak berdosa siang dan malam, sementara para lelaki dan perempuan ini membela diri mereka dengan senjata seadanya. Kini Amerika dan Eropa ingin melucuti senjata-senjata tersebut.. agar mahluk-mahluk buas itu bisa menggempur tanpa ragu," lanjut Khamenei.
Khamenei mengutuk rencana pemerintahan Presiden AS Barack Obama yang hendak melucuti senjata pejuang Palestina. AS memang mencegah Hamas untuk mendapatkan senjata seperti rudal dan roket.
Khamenei malah menilai bahwa Palestina harus dibantu dalam hal persenjataan.
"Siapapun, yang memiliki peralatan, terutama mereka dari dunia Islam, mereka harus melakukan yang mereka bisa untuk mempersenjatai bangsa Palestina... rezim Zionis akan menyesali telah memulai (perang) ini, namun tidak ada jalan keluar bagi mereka," kata Khamenei.
Sementara itu, menurut informasi terakhir yang diperoleh, serangan Israel ke Jalur Gaza telah menewaskan 1.087 warga Gaza. Sebagian besar korban adalah warga sipil. Sementara itu di pihak Israel, sudah ada 53 tentara serta 3 warga sipil yang terbunuh. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029