Suara.com - Wakil Perdana Menteri Turki baru-baru ini melontarkan komentar yang justru dijadikan bahan olok-olok oleh kaum perempuan di negeri tersebut.
Dalam sebuah pidato hari Senin, 28 Juli lalu, Bulent Arinc si Wakil Perdana Menteri, mengatakan bahwa telah terjadi kemerosotan moral di masyarakat modern. Kemudian, Arinc juga mengatakan bahwa seharusnya perempuan tidak tertawa terlalu lebar. Menurutnya, kebiasaan itu merupakan bentuk tergerusnya etika.
"Kesucian sangatlah penting. Itu bukan hanya nama. Itu adalah kehormatan, baik bagi perempuan maupun laki-laki," kata Arinc seperti dikutip oleh Hurriyet Daily News.
Arinc, yang adalah seorang anggota partai berkuasa di Turki juga mengatakan, "(Seorang perempuan) akan tahu apa yang haram dan tidak haram. Ia tidak akan tertawa di depan umum. Ia tidak akan genit dan akan melindungi kesuciannya".
Belakangan, Arinc mengklarifikasi pernyataannya tersebut. Ia membela diri dan mengatakan, pernyataannya dimaknai di luar konteks. Menurut Arinc, pidatonya sebenarnya menyangkut "perilaku yang baik" secara umum.
Dia mengaku tidak menyalahkan perempuan yang tertawa secara natural, tetapi perempuan yang "tertawa dibuat-buat". Ia lalu mencontohkan perempuan semacam itu adalah perempuan yang pergi dengan selingkuhan dan meninggalkan suaminya.
Namun, penjelasan Arinc tampaknya tidak memuaskan kaum perempuan Turki. Tak hanya perempuan asal Turki saja, tapi juga perempuan dari berbagai penjuru dunia, mengunggah foto selfie diri mereka yang sedang tertawa lebar ke Twitter. Mereka mencantumkan tagar #direnkahkaha yang berarti "tawa perlawanan" bersama foto mereka.
"Saya adalah seorang gadis Turki, 26 tahun, dan saya tak dapat melakukan apapun selain Tersenyum!! #kahkaha #direnkahkaha #Bulentarinc," kicau @esrakansu, seorang gadis asal Turki di Twitter.
Dukungan sebagai bentuk solidaritas juga datang dari luar negeri.
"#kahkaha #direnkahkaha Kepada semua saudari-saudariku di Turki - tertawalah bersamaku! Dan ya, aku adalah ratu kecantikan! :) Mrs. Virginia," kicau akun @BigShiny milik Ratu Kecantikan Autumn Skye. (nydailynews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta