Suara.com - Layanan video online, YouTube, rupanya masih diblokir di Turki meski pengadilan tertinggi di negeri itu telah menyatakan bahwa pemblokiran melanggar hak-hak asasi, khususnya hak untuk mengeluarkan pendapat.
Pada Kamis (29/5/2014), Mahkamah Konstitusi (MK) Turki mengatakan bahwa pemblokiran YouTube melanggar hak dan kebebasan asasi manusia. Dengan putusan itu pemerintah seharusnya harus meninjau kembali pemblokiran yang sudah berlangsung selama dua bulan itu.
Adapun Menteri komunikasi Turki Lutfi Elvan, pada Minggu (1/6/2014), mengatakan bahwa keputusan MK itu belum diterima oleh badan-badan pemerintah terkait. Sementara seorang pejabat pemerintah Turki mengatakan bahwa akses ke YouTube akan kembali dibuka setelah pemerintah memperoleh salinan keputusan pengadilan itu.
YouTube diblokir di Turki sejak 27 Maret, setelah situs itu membocorkan rekaman audio berisi percakapan antara pejabat bidang keamanan dan intelijen Turki. Dalam perbincangan itu mereka membicarakan skenario untuk ikut campur dalam konflik dalam negeri Suriah.
Sebelumnya pemerintah Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan juga memblokir Twitter, setelah situs media sosial itu membocorkan rekaman suara berisi percakapan Erdogan dengan putranya terkait kasus korupsi. (Phys.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap
-
IHSG Anjlok ke Level 6.300 Hari Ini, GMFI Hampir ARA
-
Purbaya Minta Bea Cukai Perketat Pengawasan Laut di Perbatasan Timur RI
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat
-
Sengketa Lahan SDN 026 Memanas, Wali Kota Bandung Tegas Pasang Badan Demi 900 Siswa
-
Perkuat Pembiayaan Hunian, BRI Pimpin Kolaborasi Himbara di Danantara Housing Expo 2026