Suara.com - Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih, Idrus Marham menyatakan gugatan Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konsitusi (MK) semata-mata untuk menegakan keadilan. Pasalnya, menurut Idrus pada Pilpres 2014 kemarin terdapat indikasi kecurangan.
"Ada kecurangan ada cacat dalam proses ini, itulah yang kami perangi, jadi tim Prabowo-Hatta berjuang untuk memerangi kecurangan, memerangi ketidakadilan, memerangi semacam penghianatan terhadap proses demokratisasi itu," kata Idrus di rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu (3/8/2014).
Sekjen Partai Golkar itu mengaku gugatan yang diserahkan bukan karena keinginan Koalisi Merah Putih untuk menang.
"Jadi di sini bukan semacam menang atau tidak menang, tetapi persoalannya di dalam proses itu masih menunjukan adanya kecurangan," tegasnya.
Ia melanjutkan, jika terdapat ada penghianatan di proses demokrasi, maka hal itu tidak hanya mencederai moralitas bangsa.
“Berarti ini telah melakukan kontribusi kehancuran Bangsa Indonesia ke depan saya kira itu komitmen kita," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya