Suara.com - Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih, Idrus Marham menyatakan gugatan Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konsitusi (MK) semata-mata untuk menegakan keadilan. Pasalnya, menurut Idrus pada Pilpres 2014 kemarin terdapat indikasi kecurangan.
"Ada kecurangan ada cacat dalam proses ini, itulah yang kami perangi, jadi tim Prabowo-Hatta berjuang untuk memerangi kecurangan, memerangi ketidakadilan, memerangi semacam penghianatan terhadap proses demokratisasi itu," kata Idrus di rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu (3/8/2014).
Sekjen Partai Golkar itu mengaku gugatan yang diserahkan bukan karena keinginan Koalisi Merah Putih untuk menang.
"Jadi di sini bukan semacam menang atau tidak menang, tetapi persoalannya di dalam proses itu masih menunjukan adanya kecurangan," tegasnya.
Ia melanjutkan, jika terdapat ada penghianatan di proses demokrasi, maka hal itu tidak hanya mencederai moralitas bangsa.
“Berarti ini telah melakukan kontribusi kehancuran Bangsa Indonesia ke depan saya kira itu komitmen kita," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR