Suara.com - Selain akan bekerja untuk merancang masukan kebijakan strategis di bawah pemerintahan Jokowi-JK, tim transisi yang dipimpin Rini M Soemarno dan baru diresmikan hari ini, Senin (4/8/2014), juga mendapat tugas khusus.
Tugas itu yakni berburu nama-nama calon menteri yang nantinya akan membantu presiden dan wakil presiden terpilih dalam kabinet pemerintahan baru.
"Head hunter bagian dari sini (kantor transisi)," ungkap Jokowi saat memperkenalkan tim transisi dan meresmikan rumah transisi sebagai kantor sementara sebelum pelantikan presiden di Jalan Situbondo, nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat.
Sebagai kepala staf, Rini M Soemarno dibantu oleh sempat orang deputi, yakni Andi Widjajanto, Hasto Kristyanto, Anies Baswedan, dan Akbar Faisal.
Jokowi menambahkan, meski dirinya tengah mempersiapkan diri untuk membangun kabinetnya, dia tetap menghargai proses hukum yang tengah berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Meski demikian, kita tetap menghargai proses hukum di MK," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi