Suara.com - Sidang perdana gugatan perselisihan hasil pemilu presiden akan digelar Mahkamah Konstitusi pada Rabu (6/8/2014). Sebanyak 189 pengacara sudah menyatakan diri bergabung ke dalam tim kuasa hukum pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Cukup banyak yang mendukung," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kepada suara.com, Senin (4/8/2014).
Tim tersebut bertindak sebagai pihak terkait lantaran yang digugat Prabowo-Hatta Rajasa ialah lembaga Komisi Pemilihan Umum.
Terkait substansi gugatan, Hasto tidak ingin berkomentar. Ia menyerahkan hal itu kepada tim kuasa hukum.
Hasto menjelaskan bahwa tim kuasa hukum telah melakukan kajian secara mendalam serta mempelajari materi gugatan.
Tim pengacara, katanya, telah bertekad untuk mengawal hasil pilpres dengan spirit mengawal suara rakyat.
"Kami akan mengawal suara rakyat," kata Hasto. "Bukti-bukti telah kami sampaikan."
Tim kuasa hukum Jokowi-JK telah menyelesaikan persiapan akhir menghadapi sidang perdana pada Minggu (3/8/2014).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem