Suara.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menolak mengomentari terkait kotak suara yang dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hamdan yang ditemui di Gedung MK, Selasa (5/8/2014), menjelang sidang perdana sengketa Pilpres 2014 besok, Rabu (6/8/2014), mengungkapkan hanya akan mengomentari fakta di dalam persidangan.
"Nanti akan dikomentari setelah ada penjelasan-penjelasan dalam sidang mahkamah yang sebenarnya apa yang terjadi. Setelah itu baru mahkamah memberikan komentar dalam hal itu," kata Hamdan
Hamdan juga tidak mau menanggapi hanya berdasarkan informasi yang beredar di media massa mengenai tudingan kotak suara yang dibuka.
"Saya dan hakim hanya mengomentari apa yang terjadi di sidang ada pembukan kotak suara, bagaimana prosesnya kita hanya mendengar di dalam sidang," tutup Hamdan.
Tim pasangan capres cawapres nomor urut satu Prabowo-Hatta yang menggugat hasil penetapan Pilpres 2014, belakangan juga mempermasalahkan upaya pembukaan kotak suara oleh Ketua KPU.
Tim Prabowo bahkan sempat melaporkan Ketua KPU ke Mabes Polri terkait tudingan pelanggaran pidana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
-
Menko Yusril Sebut KUHP dan KUHAP Baru Sebagai Penanda Berakhirnya Hukum Pidana Kolonial
-
BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas