Suara.com - Wakil presiden terpilih Jusuf Kalla akan memberikan dukungan untuk pilihan terbaik bagi masa depan Partai Golkar.
Hal itu dikatakan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Poempida Hidayatullah melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Jumat (8/8/2014).
"Banyak pihak masih bertanya mengenai posisi Pak JK pada Munas Partai Golkar mendatang," katanya.
Menurut dia, bagaimana dukungan Jusuf Kalla nanti akan terjawab pada saat menjelang pelaksanaan musyawarah nasional (Munas).
Poempida sebagai kader Partai Golkar sekaligus pengagum Jusuf Kalla, optimistis mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut akan memberikan pilihan terbaik bagi masa depan Partai Golkar sekaligus bagi kemajuan bangsa Indonesia.
"Saat ini banyak kader di daerah yang bertanya-tanya mau kemana arah Partai Golkar pada pemerintahan mendatang," katanya.
Ia menambahkan, arah Partai Golkar akan sejalan dengan arah pemerintahan untuk membangun bangsa dan negara. Seluruh kader Partai Golkar, kata dia, wajib dan harus siap mengambil keputusan terbaik pada saat Munas mendatang.
"Partai Golkar memiliki posisi terhormat yakni pemenang kedua pada pemilu legislatif 2014 setelah PDI Perjuangan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan