Suara.com - Pebulutangkis muda Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menyatakan siap untuk berjuang di ajang paling bergengsi kelas junior, Youth Olympic 2014. Kejuaraan yang diadakan khusus bagi para atlet berusia 14-18 tahun ini akan diadakan di Nanjing, Tiongkok, pada 16-18 Agustus 2014.
Sebagaimana diberitakan situs resmi PBSI, berdasarkan daftar yang dirilis oleh BWF (Badminton World Federation), selain Anthony, pebulutangkis tunggal putri Ruselli Hartawan juga dinyatakan lolos.
"Tentunya senang bisa menjadi wakil Indonesia di Youth Olympic, karena tidak semua orang punya kesempatan seperti ini. Target pribadi sih, inginnya juara," ungkap Anthony, pemain kelahiran Cimahi, 20 Oktober 1996 ini.
"Semoga bisa tercapai. Soalnya, bermain di Youth Olympic kan pengalaman sekali dalam seumur hidup. Semoga di olimpiade senior bukan sekali saja, tapi bisa berkali-kali ikut olimpiade," tambahnya pula.
"Soal persiapan, saya berusaha menjaga kondisi fisik supaya tidak drop, dan melatih teknik permainan supaya kemampuan terbaik saya bisa keluar saat pertandingan nanti," ujar peraih medali perunggu di BWF World Junior Championships 2014 ini.
"Semua pemain pasti mempersiapkan diri jelang turnamen besar ini. Jadi, saya anggap semua lawan itu berat. Siapa yang lebih siap, dia yang akan menang," tambah pemain asal klub SGS PLN Bandung tersebut.
Seperti olimpiade untuk atlet senior, Youth Olympic juga diadakan empat tahun sekali. Namun di ajang ini, nomor yang dimainkan terbatas hanya tiga, yaitu tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran. Proses undian akan dilangsungkan pada Jumat (15/8) di Nanjing, sementara tim Indonesia disebut akan bertolak ke sana pada Rabu (13/8). [BadmintonIndonesia.org]
Berita Terkait
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa
-
Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?
-
Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur
-
Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney