Suara.com - Aktivitas Gunung Slamet yang berada di perbatasan Kabupaten Pemalang dan Banyumas, Jawa Tengah, sejak Minggu (10/8/2014) malam hingga Senin (11/8/2014) mengeluarkan 10 kali letusan pijar.
"Letusan sinar api pijar dengan ketinggian sekitar 200-300 meter sudah terjadi 10 kali. Akan tetapi letusan itu belum sampai mengarah kepada permukiman penduduk," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Desa Gambuhan Pemalang, Sudrajat di Pemalang, Senin (11/8/2014).
Menurut dia, berdasar visual, kondisi cuaca di sekitar Gunung Slamet terang-mendung, angin tenang-kencang mengarah ke barat, dan disertai kabut.
Selain itu, kata Sudrajat, aktivitas Gunung Slamet juga masih terdengar suara gemuruh kuat.
"Sedikitnya 22 kali terdengar suara dentuman sedang-kuat yang disertai hujan gerimis," katanya.
Ia mengatakan meski aktivitas Gunung Slamet relatif meningkat tetapi warga tidak perlu panik karena kondisi gunung itu belum berbahaya.
"Meski terjadi beberapa kali letusan sinar api pijar dan suara dentuman, kondisi Gunung Slamet masih belum berbahaya. Kami masih menetapkan status Gunung Slamet 'Waspada'," katanya.
Ia mengatakan PVMBG masih menetapkan larangan masyarakat beraktivitas pada radius dua kilometer dari puncak Gunung Slamet.
"Para pendaki juga dilarang melakukan pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan karena aktivitas gunung masih berbahaya untuk pendakian," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!