Suara.com - Eksponen Ormas Tri Karya Golkar akan melayangkan surat resmi kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar pada Kamis (14/8/2014). Isinya berupa desakan agar DPP segera membentuk panitia musyawarah nasional.
"Agar segera membentuk panitia selambat-lambatnya tanggal 22 Agustus 2014 nanti," kata Ketua Koordinator Eksponen Ormas Tri Karya Golkar, Zainal Bintang, dalam konferensi pers di Kramat Batu 1A, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (13/8/2014) malam.
Apabila sampai tanggal 22 Agustus DPP belum juga membentuk panitia munas, kata Bintang, Eksponen Ormas Tri Karya Golkar akan melayangkan surat kedua.
Bintang menegaskan bilamana desakan tersebut tidak ditindaklanjuti, Eksponen Ormas Tri Karya Golkar akan menggalang dukungan untuk mengepung kantor DPP.
"Tidak menutup kemungkinan terjadi kekisruhan di internal Partai Golkar karena kekecewaannya terhadap Ketua Umum Aburizal Bakrie yang tidak menyelenggarakan munas tahun ini," katanya.
Seperti diketahui, internal Golkar kisruh. Kisruh muncul setelah Aburizal gagal membawa partai menjadi pemenang di Pileg 2014, kemudian ia gagal menjadi capres, lalu ia memutuskan mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tanpa dukungan semua kader, buntutnya terjadi pemecatan sejumlah kader yang dianggap tak sejalan dengan partai yang pro Prabowo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!