Suara.com - Bendera raksasa berukuran 3.000 meter per segi dibentangkan usai upacara HUT Kemerdekaan RI di Plaza Benteng Kuto Besak Palembang.
Ketua Tim IKA Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) Kota Palembang Siti Anisyah mengatakan, pembuatan bendera raksasa tersebut dilakukan dengan cara menjahit manual melibatkan sedikitnya 1.500 pelajar dan masyarakat.
“Ukuran bendera raksasa tersebut 20 x 150 meter atau 3.000 meter per segi selesai Sabtu (16/8/2014),” katanya.
Ia menambahkan untuk menjahit bendera raksasa tersebut pihaknya membutuhkan bahan kain asahi sebanyak 20 x 150 meter berwarna merah dan putih.
Selain itu, benang wol warna merah putih sekitar 10 kilogram juga digunakan untuk pembuatan bendera raksasa itu. Sebanyak 2.000 jarum digunakan dalam pembuatan bendera tersebut, tambahnya.
Wakil Wali Kota Palembang Harnojoyo, Minggu, mengatakan sangat bangga kepada generasi penerus yang telah membuat bendera merah putih raksasa.
"Kreativitas anak muda ini menjadi bukti kecintaan mereka terhadap bangsa dan negeri ini dengan menjahit bendera raksasa," katanya, disela-sela pembentangan bendera.
Menurut dia, kegigihan pemuda Palembang menjahit bendera ini harus diakui merupakan kebanggaan yang akan menjadi sejarah tak terlupakan.
Apalagi, komitmen menjahit bendera itu, menjadi salah satu bukti kecintaan kepada Indonesia, tambahnya. Ia mengatakan, momentum hari kemerdekaan ini wajib dipahami secara mendalam oleh semua bangsa Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta