Suara.com - Kepolisian terus memburu tiga buronan kasus narkoba di Universitas Nasional (Unas), Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sejauh ini, baru satu tersangka yang berhasil dicokok, sedangkan keberadaan tiga sisanya masih buram.
Selain mengejar langkah tersangka, polisi juga terus mendalami siapa konsumen narkoba di Unas. Polisi pun berjanji turut menindak para konsumen barang haram tersebut.
"Kasus masih diproses. Kami juga belum bisa golongkan tersangka masuk ke dalam kelas apa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Rabu (20/8/2014).
Lebih lanjut Rikwanto turut mengapresiasi sikap pihak Unas yang sangat terbuka untuk mengungkap kasus narkoba di wilayahnya.
"Selama pihak rektorat itu mampu membuat situasi berjalan kondusif, artinya, kami cukup serahkan kepada rektorat. Namun, bila ada yang tidak bisa ditangani rektorat maka kami yang turun," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Jakarta, Rabu (20/8/2014).
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Polres Metro Jakarta Selatan bersama Badan Nasional Narkotika (BNN) berhasil membongkar kasus narkoba jenis ganja di Unas.
Polisi menyita sekitar 8,5 kilogram ganja yang ditemukan di dua tempat terpisah. Yakni di tas warna hitam di Gudang Perpustakaan Gedung Serba Guna, dan Studio Krem Blok 4 Unas, yang menjadi tempat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik.
Tak cuma itu, polisi juga menyita alat hisap sabu (bong), dan timbangan digital.
Tag
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026