Suara.com - Jelang putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (21/8/2014), Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, disterilkan kepolisian. Sterilisasi ini berimbas juga kepada aktivitas kantor kementerian yang berada di dekat MK.
Seperti kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berada di selatan Gedung MK, kantor ini harus diliburkan akibat adanya peristiwa ini.
"Iya ini mau pulang, PPPA diliburkan, tidak tahu kalau kementerian lain," kata PNS Kementerian PPPA Ratna yang meninggalkan kantornya pukul 10.30 WIB.
Namun, kementerian lain yang bertetangga dengan MK, tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Seperti Kementerian Pembangunan Desa Tertingga (PDT) yang juga berada tepat samping gedung MK, tetap beraktivitas.
"Tetap masuk. Hanya saja memang sepi kendaraan parkir, karena dipakai untuk parkir pengamanan. Selain itu, para pekerjanya juga kebanyakan naik angkot," tutur Santo, sekuriti PDT.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga tidak terkendala adanya sterilisasi di kawasan Jalan Merdeka Barat. Salah satu PNS-nya, Mira mengatakan kinerja Kemenhub tetap bisa berjalan dengan baik.
Dia pun sudah terbiasa dengan suasana seperti ini, karena mewajarkan keberadaan kantornya yang ada di ring-1.
"Tetap masuk seperti biasa. Meskipun steril kan ada jemputan, nggak ada masalah. Pintu masuknya lewat Jalan Abdul Muis," tuturnya.
Untuk diketahui, MK hari ini akan membacakan putusan PHPU sekira pukul 14.00 WIB. Sejak pagi tadi, kepolisian sudah mensterilkan akses Gedung MK di Jalan Merdeka Barat. PHPU ini diajukan oleh kubu Prabowo-Hatta yang meminta KPU membatalkan keputusan hasil penghitungan suara Pilpres karena dianggap banyak masalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan
-
Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif
-
Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel