Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menginginkan seluruh CCTV di jalan-jalan Ibu Kota Jakarta memiliki kualitas yang baik. Dengan demikian, bila terjadi peristiwa kriminal di jalan, hasil rekaman kamera tersebut bisa dijadikan alat bukti.
"CCTV yang lebih tajam. Supaya berikutnya itu, kalau ada orang demo bisa ketahuan sampai raut wajahnya siapa sehingga kita bisa mempidanakan dia. Tapi ini kita belum bisa," kata Ahok terkait aksi demonstrasi di Bundaran Patung Kuda yang mengakibatkan area taman rusak, Jumat (22/8/2014).
Dengan CCTV berkualitas bagus, selain dapat merekam demonstran yang merusak taman, juga bisa merekam aksi vandalisme di tempat umum.
"Orang corat coret di depan saja kita gak bisa dapetin mukanya siapa kok. Nah kita mau pasang CCTV yang lebih canggih yang bisa dapatin raut wajah," kata Ahok.
Seperti diketahui, imbas demonstrasi pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Kamis (21/8/2014) kemarin, taman di kawasan Bundaran Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, rusak karena diinjak-injak. Padahal, biaya perawatan taman tersebut nilainya tidak sedikit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat