Suara.com - Dari empat pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang ditangkap polisi saat demo putusan MK tentang sengketa pilpres, tiga di antaranya sudah dibebaskan. Sedangkan seorang lagi masih diperiksa. Tadinya, mereka ditangkap karena dianggap polisi sebagai provokator.
"Polri masih melihat perkembangannya seperti apa masih dalam pemeriksaan (satu orang itu), yang tiga orang sudah kita kembalikan, tidak langsung terlibat. Yang satu perusakan dan penyerangan anggota, sanksinya, undang-undang tentang perusakan Pasal 170, dia merusak kawat berduri dan menyerang petugas," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman di kantor Menkopolhukam, Jakarta, Jumat (22/8/2014).
Dalam peristiwa pembubaran massa pendukung Prabowo-Hatta dari Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014) siang, menimbulkan korban luka. Korban yang luka berasal dari kedua belah pihak, pendukung Prabowo maupun Polri.
"Data yang diperoleh 46 orang luka-luka, 39 kemarin sudah kembali dan tadi malam sudah kembali (pulang) dan tersisa tiga orang di RSPAD Gatot Subroto karena kemarin kena gas air mata," ujar Sutarman.
Sedangkan anggota polisi yang terluka berjumlah dua orang. Mereka luka karena didorong oleh massa.
Sutarman juga membantah dalam membubarkan aksi massa, aparatnya menggunakan senapan berpeluru karet.
"Saya tegaskan, Polri baru melakukan sampai gas air mata. Dan kalau ada peluru karet saya pastikan tidak ada," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura