Suara.com - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium mulai langka di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), sejak tiga hari terakhir.
"Sulitnya mendapatkan premium, beberapa hari terakhir, mengakbatkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)" kata salah seorang warga Kota Padang Panjang Asril Eric di Padang Panjang, Senin (25/8/2014).
Ia menyebutkan, ada tiga SPBU di Kota Padang Panjang mengumumkan BBM jenis premium habis, sehingga ketika premium datang antrean kendaraan tidak terelakkan lagi.
Seorang pengemudi kendaraan umum Padang Panjang-Bukittinggi, Domas Hani mengeluhkan kondisi tersebut.
Untuk mendapatkan BBM, kata dia, terpaksa antrian lebih awal di SPBU, karena ingin mendapatkan bahan bakar lebih awal.
"Kalau kita terlambat, ada kemungkinan antrean sudah panjang, sehingga untuk mendapatkan BBM tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama," katanya.
Tidak hanya lama, lanjut dia, antrean yang mencapai beberapa kilometer tersebut juga tipis harapan untuk mendapatkan bahan bakar.
"Kalau lebih jauh antrean bisa saja ketika giliran kita mengisi bahan bakar tersebut sudah habis," katanya.
Keluhan kelangkaan BBM jenis premium juga terjadi pada salah seorang aparatur pemerintah Kota Padang Panjang Rian Afrinaldi.
"Saya sudah antrean sekitar 30 menit, namun ketika hampir giliran saya, bahan bakar tersebut habis," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL