Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie kemungkinan besar akan maju lagi dalam bursa pemilihan Ketua Umum Partai berlambang beringin itu, tahun depan.
Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo mengakui, ARB belum menyatakan secara lisan keinginannya itu kepada kader partai. Namun, bahasa tubuhnya menggambarkan bahwa ARB masih tetap ingin mempertahankan jabatannya sebagai Ketua Umum Golkar.
“Saya belum tahu tapi dari bahasa tubuhnya tampaknya dia akan maju lagi. Jadi, kalau memang ini benar, maka ini menjadi peringatan bagi kader lain yang aka maju sebagai Ketua Umum seperti Agung Laksono dan MS Hidayat. Calon yang akan dilawan adalah incumbent dan tidak mudah untuk bisa mengalahkan calon incumbent,” kata Bambang kepada suara.com di ruang kerjanya di Gedung DPR, Selasa (26/8/2014).
Bambang menambahkan, ada lima syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menang dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Lima syarat itu adalah logistik, lobi, jaringam, tim sukses dan dukungan kekuasaan.
Kata dia, seorang calon Ketua Umum tidak bisa mengandalkan logistik (kekuataan uang-red) untuk bisa menang tetapi juga harus punya lobi, jaringan, tim sukses dan juga dukungan dari kekuasaan.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono sudah menyatakan keinginannya untuk menjadi Ketua Umum. Hal yang sama juga dilontarkan MS Hidayat yang masih menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar sesuai rekomendasi dari Mukernas baru akan dilakukan pada 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang