Suara.com - Malaysia mengutuk keras tindakan militan Negara Islam (IS/ISIS) di Suriah dan Irak yang telah melakukan kejahatan atas nama agama Islam.
"Kami sangat sedih oleh kejahatan yang dilakukan atas nama Islam. Islam adalah agama damai," kata Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak.
"Kami menyesalkan tindakan mereka. Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk bertindak bersama untuk mencegah kekerasan berlanjut," Najib menambahkan.
Najib mengatakan umat Islam di seluruh dunia telah bereaksi dengan munculnya informasi adanya eksekusi secara massal, pembunuhan warga sipil, dan bukti-bukti kebrutalan militan IS.
"Ketika negara gagal atau rusak karena perang, ekstrimis melihat adanya peluang. Mereka memanfaatkan perbedaan orang, menggunakan iman sebagai penutup kekejaman," kata Najib.
Najib menegaskan tindakan militan IS di Suriah dan Irak bertentangan dengan iman Islam, budaya, dan kemanusiaan.
"Mereka menentang ajaran Nabi, orang yang cinta damai. Tindakan mereka bertentangan dengan hukum Islam yang merupakan hadiah perlindungan kehidupan dia atas segalanya," kata Najib. (The Star)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah