Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi peran besar diplomat senior Indonesia, almarhum Ali Alatas, dalam penyusunan konsep Aliansi Peradaban PBB (UNAOC).
"Sekarang juga merupakan saat yang baik untuk memberikan penghormatan pada diplomat dan negarawan hebat Indonesia, Ali Alatas, atas jasa-jasanya dalam Kelompok Tingkat Tinggi pada masa-masa awal Aliansi," kata Presiden Yudhoyono dalam pidatonya saat membuka pertemuan ke-6 Forum Global UNAOC.
Menurut Presiden, saat Aliansi masih ada dalam tahap konsep, Ali Alatas telah bekerja keras untuk memastikan agar Aliansi itu tidak hanya fokus pada Islam dan dunia Barat namun juga melibatkan seluruh peradaban tanpa terkecuali.
"Ini adalah hal yang cukup penting bagi kami di Indonesia," kata Presiden merujuk pada keberagaman budaya di Indonesia.
Sebanyak 106 perwakilan dari negara-negara PBB dan sekitar 1.300 partisipan dari berbagai latar belakang budaya dan agama di dunia menghadiri pertemuan tersebut untuk membahas persatuan dalam keberagaman dan mencegah tindakan ekstrimisme, selain menjembatani jurang antara Islam dan Barat.
Seusai membuka pertemuan UNAOC, Presiden Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat kepresidenan.
Pesawat yang membawa presiden beserta rombongan bertolak dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 15.00 Wita. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen
-
Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun