Suara.com - Kejutan kembali dilakukan petenis putri Cina, Peng Shuai. Menghadapi petenis unggulan ke-14 Lucie Safarova di babak ketiga turnamen Grand Slam Amerika Serikat Terbuka, Peng berhasil menang mudah 6-3, 6-4.
Untuk kali pertama, Peng maju ke babak perempat final turnamen tenis dengan kategori Grand Slam. Di cabang tenis, hanya ada empat turnamen dengan kategori Grand Slam yaitu Australia Terbuka, Prancis Terbuka, Wimbledon dan Amerika Serikat Terbuka.
Peng hanya memerlukan waktu 1 jam 11 menit untuk menghentikan perlawanan Safarova.
“Saya tidak tahu berapa banyak aces (pukulan yang tidak bisa dikembalikan) yang saya lakukan tetapi saya tahu ketika tinggal memerlukan satu angka lagi untuk menang. Luar biasa, saya sangat senang,” kata Peng yang sebelumnya selalu kalah ketika bertemu dengan Safarova.
Peng mengaku senang ketika melihat banyak fans dari Cina yang hadir di stadion untuk menyaksikan penampilannya.
“Pelatih fisik saya dari Prancis dan dia mengatakan, saya pikir kamu tengah bermain di Cina,” kata Peng.
Peng menjadi satu-satunya harapan Cina di AS Terbuka setelah petenis nomor satu negeri itu Li Na harus absen karena belum pulih dari cedera. Li Na merupakan petenis yang menjadi juara turnamen Grand Slam pembuka tahun ini yaitu Australia Terbuka.
“Saya butuh istirahat dan fokus untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” ungkap Peng.
Di babak 8 besar, Peng akan menantang petenis remaja dari Swiss, Belinda Bencic. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI