Suara.com - Sesosok jasad wanita yang tengah hamil empat bulan ditemukan warga Kecamatan Simpenan mengambang di sebuah sumur dekat pemukiman warga.
Informasi yang dihimpun Antara dari Tim Penyelamat, mayat wanita tersebut diketahui bernama Lia (20) yang tengah mengandung empat bulan yang merupakan warga Kampung Citamiang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.
Penemuan jasad wanita muda ini setelah warga mencium bau tidak enak di sekitar permukiman, setelah diperiksa ternyata ditemukan jasad seorang wanita yang sudah mulai membusuk tenggelam di sumur dengan kedalaman lima meter.
"Diperkirakan jasad wanita itu sudah tenggelam di dalam sumur selama tiga hari, karena tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Kamis (4/9/2014).
Jasad wanita ini langsung kami evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Palabuhanratu untuk divisum.
Pada wajah dan tangan wanita ini terdapat luka lecet yang diduga saat tercebur sumur, ia ingin mencoba menyelamatkan diri, namun karena dalamnya sumur wanita yang tengah hamil muda ini tidak bisa menyelamatkan diri. Menurut Okih, kedalam sumur tersebut sekitar lima meter dengan tinggi air tiga meter.
Dari informasi yang diterima dari warga dan tetangga korban, Lia mengidap epilepsi atau ayan, diduga sebelum kejadian korban sempat kejang melihat air di dalam sumur dan akhirnya kecebur ke dalam sumur yang airnya kerap digunakan warga.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk menyelidiki kasus penemuan jasad wanita hamil yang tenggelam di dalam sumur ini. Polisi juga sudah menutup sumur tersebut dengan menggunakan garis polisi dan sementara sumur itu tidak bisa digunakan oleh warga," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia