Suara.com - Petinju Filipina, Manny Pacquiao tengah melakukan negosiasi untuk bertarung dengan Floyd Mayweather Jr. Pertarungan dua petinju terbaik di kelas welter itu yang akan diberi judul "Mega Fight" akan menelan biaya 300 juta dolar Amerika atau sekitar Rp3,4 triliun.
Apabila terlaksana, maka pertarungan Pacquiao dengan Mayweather akan menjadi pertandingan tinju termahal di sepanjang sejarah. Ini bukan kali pertama Pacquiao direncanakan akan tampil melawan Mayweather.
Namun, upaya untuk mempertemukan dua petinju terbaik di planet ini gagal karena tidak tercapainya kesepakatan antara kedua belah pihak. Dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Chris Algieri, November nanti, Pacquiao mengatakan, negosiasi dengan promotor Mayweather tengah berlangsung.
Ketika ditanya kapan pertandingan itu akan berlangsung, Pacquiao mengatakan, hampir pasti dilakukan pada tahun depan. Promotor Pacquiao, Bob Arum mengungkapkan, pertarungan antara kliennya dengan Mayweather kemungkinan besar akan terjadi dua kali pada 2015.
“Jaringan televisi ingin pertarungan itu segera terlaksana. Pertandingan pertama akan dilakukan awal tahun depan,” ujarnya.
Sedangkan pertandingan kedua kemungkinan dilakukan pada pertengahan tahun depan. Pembayaran akan dilakukan dengan cara yang berbeda. Pemenang pada pertarungan pertama akan menerima bayaran yang lebih tinggi. Saat ini, Mayweather masih fokus untuk menghadapi pertandingan ulang melawan Marocos Maidana di Las Vegas. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi