Suara.com - Mantan petenis putri legendaris dunia, Martina Navratilova, turut membuat kejutan di hari pertandingan semifinal tunggal putra US Open, di New York, Sabtu (6/9/2014) waktu setempat. Hal itu dia lakukan dengan melamar kekasihnya di bangku tempat duduknya, yang juga disiarkan melalui layar besar.
"Saya ingin bicara padamu, Julia," ungkap sosok berusia 57 tahun itu mengawali proposal pernikahannya. "Saya tahu kita belum bisa melakukan ini di Florida," sambungnya.
"Kita telah bersama selama 6 tahun, dan saya tak bisa membayangkan hidupku tanpamu. Please, menikahlah denganku," ujarnya menyampaikan kalimat sakral itu.
Sang kekasih, Julia Lemigova yang berusia 42 tahun, pun langsung menjawab "ya" dan merangkul pacarnya itu. Untuk diketahui, Lemigova adalah mantan Miss USSR --tepat sebelum momen bubarnya Uni Soviet-- yang kemudian juga sempat menjadi runner-up Miss Universe.
Ribuan penonton pun lantas bersorak menyaksikan permintaan dan jawabannya itu, yang memang disiarkan ke segenap penjuru Stadion Arthur Ashe. Peristiwa itu terjadi tak lama seusai laga semifinal pertama tunggal putra, di mana Kei Nishikori secara mengejutkan menang atas Novak Djokovic dengan skor 6-4, 1-6, 7-6(4) dan 6-3.
Menurut News.com.au, salah satu sumber menyebut bahwa Navratilova yang kini bekerja untuk saluran Tennis Channel, sekaligus sudah memberikan Lemogiva sebuah cincin pertunangan bertahta berlian 3 karat. Sumber lainnya menyebut bahwa keduanya berencana menggelar pernikahan secepatnya di daerah Miami Dade, Florida.
"Mereka berdua tinggal di Coconut Grove (Florida), tapi berencana pergi ke Miami Dade untuk menikah karena di daerah itulah salah satunya yang membolehkan pernikahan sesama jenis," ungkap narasumer yang tak disebutkan namanya itu pula.
"Martina sengaja ingin menyelenggarakan pernikahannya di sana sekaligus sebagai kampanye hak pernikahan kaum gay di Florida dan tempat lainnya," sambung sumber itu.
Pasangan ini diketahui telah mulai berhubungan sejak tahun 2006 lalu. Lemigova punya dua orang putri dari pernikahannya sebelumnya, serta saat ini sibuk mengurusi bisnis perawatan kulitnya. Sementara Navratilova tak pernah punya anak, namun mengaku senang sejak Lemigova dan putrinya mulai pindah tinggal bersamanya.
Lemigova adalah juga sosok yang bertahan di sisi Navratilova ketika berjuang melawan kanker payudara pada tahun 2010. Sebuah momen yang ternyata menguatkan sang mantan petenis dan membuatnya kian bersemangat menatap hidup hingga kini.
Sebelumnya, di era 1990-an dan 2000-an, Navratilova diketahui pernah menjalin hubungan spesial dengan dua sosok perempuan, yang nyatanya sama-sama berujung tuntutan hukum dan ganti rugi materi jutaan dolar AS. Yang pertama adalah Judy Nelson yang sempat bersamanya selama 7 tahun, sementara yang kedua adalah Toni Layton yang mendampinginya selama 8 tahun. [News.com.au]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi