- Israel meminta dukungan Amerika Serikat untuk memperluas target operasi militer hingga ke wilayah Beirut, Lebanon.
- Pasukan Israel mengklaim telah menguasai kawasan strategis Kastil Beaufort di Lebanon selatan setelah meningkatkan aktivitas militer.
- Situasi lapangan menunjukkan kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan Donald Trump pada pertengahan April tidak menghentikan konflik.
Suara.com - Israel dilaporkan meminta dukungan Amerika Serikat untuk memperluas target operasi militernya hingga ke Beirut, ibu kota Lebanon.
Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah, meski sebelumnya telah ada upaya diplomatik untuk meredakan konflik melalui pembicaraan yang difasilitasi Amerika Serikat.
Perkembangan terbaru ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada pertengahan April lalu.
Operasi Militer Israel di Lebanon Selatan
Laporan mengenai kemungkinan perluasan operasi militer Israel pertama kali diungkap media Israel, Jerusalem Post, yang mengutip sejumlah pejabat pemerintah.
Rencana tersebut muncul bersamaan dengan peningkatan aktivitas militer Israel yang menargetkan posisi-posisi Hizbullah di wilayah Lebanon selatan.
Pada Minggu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengklaim pasukannya telah menguasai kawasan Kastil Beaufort.
Situs bersejarah yang merupakan benteng abad pertengahan itu berada di wilayah strategis Lebanon selatan dan menjadi salah satu titik yang diperebutkan dalam konflik yang berlangsung.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan telah memerintahkan militer untuk memperluas operasi terhadap Hizbullah serta memperkuat kendali keamanan di wilayah perbatasan.
Baca Juga: Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?
Efektivitas Gencatan Senjata Dipertanyakan
Perkembangan ini terjadi tidak lama setelah Lebanon dan Israel menggelar pembicaraan langsung tingkat duta besar yang difasilitasi Amerika Serikat di Washington pada 16 April lalu.
Usai pertemuan tersebut, Presiden Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang diharapkan dapat menurunkan eskalasi konflik di kawasan.
Namun, situasi di lapangan menunjukkan ketegangan masih terus berlangsung.
Laporan dari berbagai pihak menyebutkan bentrokan dan serangan lintas perbatasan masih terjadi di sejumlah wilayah Lebanon selatan meski kesepakatan telah diumumkan.
Militer Israel juga dilaporkan tetap melanjutkan operasi udara dan darat di beberapa kawasan yang dianggap sebagai basis aktivitas Hizbullah.
Berita Terkait
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah
-
Mengapa Iran Mengendalikan Selat Hormuz?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
Kritik Keras Hasto PDIP di Hari Lahir Pancasila: APBN Mengkawatirkan, Utang Dibayar Pakai Utang!
-
Pasutri Pemilik WO di Jaktim Tipu Calon Pengantin, Modus Promo Murah di Instagram Terbongkar
-
Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global
-
Prabowo dan Megawati Akrab di Gedung Pancasila: Saling Persilakan Jalan Berujung Gandengan dan Tawa
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana