Suara.com - Ratu pakaian dalam Michelle Mone dari Skotlandia dibombardir para tweep, sebutan para pengguna Twitter, karena mengekspresikan sikapnya yang menolak pemisahan Skotlandia dari Inggris dalam refrendum dan mengancam akan pindah ke Inggris.
Sejumlah kalimat hinaan ditujukan kepada Michelle (42) dengan menyatakan kalau dia tak lagi merasa aman tinggal di Skotlandia.
“Untuk pertama kalinya, saya merasa tak aman tinggal di Skotlandia dan itu sangat menakutkan. Ini rumah saya,” tulis Michelle.
Awalnya Michelle yang asli kelahiran Glasgow tersebut menyatakan akan pindah ke Inggris, menyusul rencana referendum yang bakal dilakukan oleh warga Skotlandia pada 18 September.
Referendum itu berkaitan dengan kemerdekaan Skotlandia atau tetap bergabung dengan Inggris. Dia juga mendukung serikat buruh Skotlandia.
Michelle langsung jadi bulan-bulanan para tweep setelah mengemukakan pendapatnya.
Salah satu cemooh dari Tweep bahkan menggunakan kalimat sangat kasar.
“Semakin cepat kami memberikan suara ya, semakin cepat kamu melakukannya f*** sialan,” tulis salah seseotrang di Twitter.
Setelah mendapat perlakuan kasar dari para tweep, ibu dari tiga anak itupun tetap membela diri dengan menyebut dia tetap mencintai negerinya.
“Tidak terbayangkan banyaknya hujatan yang disebabkan atas pemberian suara ini. Sangat menyedihkan dan pasti akan menimbulkan kerusakan pada negara yang saya cintai ini,” tulis Michelle. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali