Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Revisi UU Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tengah digodok di DPR RI adalah kemunduran demokrasi jika mengembalikan Pilkada ke tangan anggota DPRD.
"Ya mundur donk, masak dari tangan rakyat kok kembali ke dewan?, itu kan mundur. Seharusnya yang dikoreksi itu diperbaiki itu adalah pelaksanaan, sistemnya, teknisnya," kata Jokowi di Balaikota, Jakarta, Senin (8/9/2014).
Namun demikian, dia mengatakan tidak bisa melakukan apa-apa. Dia juga tidak menjawab dengan tegas ketika disinggung harapannya atas UU tersebut.
"Itu urusan dewan. Ya urusan di dewan, urusan saya urusan pemerintah. Itu urusannya di sana (dewan), saya nggak mau berharap-berharap," ujarnya.
Menurutnya, UU ini juga bukan sebagai alat perongrong untuk pemerintahannya bila disahkan nanti. Saat menjalankan pemerintahannya nanti, Jokowi juga tidak merasa terganggu jika Pilkada dikembalikan ke tangan DPRD.
"Biasa saja, (terganggu, ancaman) untuk siapa? Untuk kita? Nggak. Biasa aja," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas
-
Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
Makin Memanas Jelang Muktamar Ke-35! Cak Imin Minta Oknum yang 'Main-main' di NU Segera Didepak