Suara.com - Penyampaian visi misi para calon ketua umum Partai Golkar dalam diskusi publik yang diselenggarakan Forum Ketua DPD Partai Golkar seluruh Indonesia di Yogyakarta pada 7 September 2014 lalu mendapat beragam tanggapan dari internal partai.
Koordinator Relawan Beringin Bersatu Samsul Hidayat mengatakan terlalu dini mengatakan bahwa mereka yang menyampaikan visi misi dalam acara tersebut adalah para calon ketua umum.
"Jadwal Munas saja belum ditetapkan, panitia Munas belum dibentuk. Yang benar adalah bakal calon Ketum," kata Samsul Hidayat kepada suara.com, Selasa (9/9/2014).
Mereka yang mengikuti acara penyampaian visi misi, antara lain M.S. Hidayat, Agung Laksono, Airlangga Hartarto, Mahyuddin, dan Priyo Budi Santoso.
Relawan Beringin Bersatu adalah wadah para kader Partai Golkar yang getol mendesak DPP Partai Golkar patuh terhadap AD/ART dan melaksanakan Munas pada 5 - 8 Oktober 2014.
Mengacu dari hasil Munas VIII 5-8 Okt 2009, maka 8 Oktober 2014 adalah batas waktu akhir kepemimpinan Aburizal Bakrie.
"Paska 8 Oktober 2014 seluruh produk keputusan DPP Partai Golkar adalah cacat hukum, ini fakta hukum tidak terbantahkan. Langkah politik yang dilakukan ARB-Idrus Marham menempatkan rekomendasi Munas lebih tinggi derajatnya dari AD/ART dapat dikategorikan pengkhianatan konstitusi," kata Samsul yang juga Wakil Ketua Kosgoro Bogor.
Pakar hukum tata negara Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Aminudin Ilmar, menegaskan Pasal 30 Ayat 2 butir a menegaskan bahwa Munas dilaksanakan setiap lima tahun.
"Itu pasal yang tidak dapat diakal-akali maupun dilanggar," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI