Suara.com - Bakal calon Ketua Umum DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso menyatakan partainya bukan "partai cap orang tua" sehingga harus berani membuka diri bagi generasi baru di partai berlambang pohon beringin itu.
"Harus berani bertindak dan bekerja out of the box, harus membuka lebar-lebar bagi generasi muda pembaharu," kata Priyo saat memaparkan visi misinya dalam Diskusi Panel Nasional yang diselenggarakan Forum Komunikasi DPD Partai Golkar di Yogyakarta, Minggu (7/9/2014).
Sejumlah petinggi dan bakal calon Ketua Umum Partai Golkar hadir pada acara itu, seperti Agung Laksono, Airlangga Hartarto, MS Hidayat, Idrus Marham, Ade Komarudin, Mahyudin, Nurdin Halid, dan Theo L. Sambuaga.
Priyo yang juga Wakil Ketua DPR RI itu menyerukan agar partainya melakukan lompatan agar tidak dilabeli citra sebagai "partai cap orang tua", antara lain harus membuka diri bagi masuknya kader baru di luar jalur birokrasi dan purnawirawan TNI/Polri.
Menurut Ketua DPP Partai Golkar ini, partainya harus membuka diri bagi masuknya generasi baru yang sangat melek dengan media sosial dan teknologi komunikasi, termasuk dari generasi yang lahir dari gemblengan organisasi-organisasi kepemudaan, BEM, LSM, aktivis pers, profesional, gerakan buruh, pejuang desa, atau kelompok aktivis yang kritis dan kreatif.
Strategi lompatan besar itu, menurut Priyo, adalah upaya untuk menghindari stigmatisasi Partai Golkar sebagai "partai cap orang tua" yang merupakan sindiran.
Ketua Umum DPP MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) itu, menyebutkan Partai Golkar harus memperhatikan 14 juta pengguna twitter, facebook, dan path yang menjadi pemilih baru pada 2019.
"Pola pikir mereka tentu akan jauh berbeda dengan generasi-generasi pemilih sebelumnya. Ini harus dibaca oleh Partai Golkar," kata Priyo.
Jika terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar pada musyawarah nasional mendatang, Priyo mengatakan akan menggunakan seluruh kemampuan untuk menggerakkan seluruh elemen dan mesin partai untuk membesarkan Golkar.
"Dalam usia saya yang menginjak 48 tahun, adalah puncak-puncaknya usia dan semangat untuk bekerja hebat mengonsolidasi semua lini partai. Saya punya energi untuk datang ke seluruh jenjang mesin partai di provinsi, kabupaten, dan kota se-Tanah Air," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat