Suara.com - Gubernur DKI Jakarta melakukan peresmian pembangunan rumah susun (Rusun) Rawa Bebek, Jakarta Timur, Rabu (10/9/2014).
"Dengan ini, pembangunan rusun Rawa Bebek diresmikan," ujar Jokowi yang juga didampingi oleh petinggi Sumarrecon Bekasi dan jajaran Pemprov DKI Jakarta.
Jokowi menerangkan, setiap rusunnya dibangun memakan biaya hingga miliran rupiah.
"Kira-kira satu bloknya itu dibiayai Rp20 M," kata Jokowi.
Secara keseluruhan, rusun ini dibangun di lahan 17 hektar dengan total ada 14 blok. 6 blok dibangun Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yang sudah dalam tahap pembangunan sejak 2013 lalu, kemudian 4 blok dibangun oleh Sumareccon yang saat ini di-grounbreaking-kan oleh Jokowi, sisanya 4 blok dibangun oleh Pemprov DKI jakarta pada 2015 nanti.
Setiap bloknya nanti dibangun fasilitas ruang publik itu terdiri dari ruang pengurus RT, ruang pengelola, ruang pembayaran retribusi, ruang serbaguna, ruang duka, unit difabel, ruang keamanan, musholla, gudang hingga ruang komersial. Juga dilengkapi dengan fasilitas sekolah dan balai kesehatan.
Setiap lantai blok rusun ini terdiri dari 20 unit hunian. Total, untuk satu blok mencapai 400 unit. Sedangkan untuk total 14 blok, total ada 2.100 unit hunian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat