News / Nasional
Selasa, 09 September 2014 | 18:34 WIB
Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat masih menjadi Gubernur/wakil gubernur DKI Jakarta. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) hanya tertawa ketika disinggung pendampingnya di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mundur dari partai jika UU Pilkada yang tengah diperdebatkan menghapus mekanisme Pilkada langsung.

Saat disinggung akankah partainya, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menampung Ahok bila jadi keluar dari partainya saat ini, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Jokowi menjawab siap memfasilitasi Ahok.

"Nanti kalau bener rancangan undang-undang itu disahkan, berarti dapat temen satu saya," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Saat ditegaskan apakah maksudnya teman satu partai? Jokowi menjawabnya sambil tertawa.

"Temen. Dapat temen saja. Hehehe," kata Jokowi yang langsung masuk ke dalam mobilnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) meragukan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Malah, dia berfikiran untuk keluar dari partai bila sistem itu dijalankan.

Untuk diketahui, sistem tersebut saat ini tengah digodok DPR RI dalam revisi rancangan undang-undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Bila menggunakan sistem seperti ini, Ahok menganggap hal itu mencoreng demokrasi.

"Saya sempet kepikir ya. Kalau sampai ini dilakukan mungkin saya mau keluar dari partai politik aja semua. Ngapain main di partai politik?" kata Ahok.

Ahok sendiri merupakan politisi Partai Gerindra. Gerindra, bersama Koalisi Merah Putih sepakat untuk mengesahkan RUU Pilkada dengan opsi pengangkatan kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Ahok menilai dengan sistem ini nantinya, malah membuka potensi tindak korupsi. Sebab, kepala daerah, tidak lagi mengutamakan kepentingan rakyat, hanya DPRD yang memilihnya.

"Tiap tahun kepala daerah bisa diperas sama anggota DPRD dong. Nanti kerjanya service DPRD aja. Nggak urus rakyat," tuturnya.

Load More