Suara.com - Sepuluh negara Arab telah setuju untuk bergabung dengan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan Negara Islam Iraq dan Suriah (ISIS) atau IS.
Pernyataan resmi tersebut diterbitkan pada situs resmi Departemen Luar Negeri AS setelah pertemuan antara Menteri Luar Negeri John Kerry dan sejumlah negara Arab.
"Negara-negara peserta sepakat untuk perang komprehensif terhadap ISIS, termasuk menghentikan mobilisasi pejuang asing melalui negara-negara tetangga, melawan pembiayaan ISIS dan ekstremis lainnya, menyangkal ideologi kebencian mereka, mengakhiri impunitas dan membawa pelaku ke pengadilan,” tulis situs tersebut.
Dalam informasi itu disebutkan, negara-negara tersebut juga akan berkontribusi dalam upaya kemanusiaan.
"Mereka juga berkontribusi untuk bantuan kemanusiaan, membantu dengan rekonstruksi dan rehabilitasi korban kekerasan ISIS, mendukung negara-negara yang menghadapi ancaman ISIS," kata pernyataan itu.
Menurut dokumen itu, koalisi itu akan terdiri dari Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Uni Emirat Arab, Mesir, Irak, Yordania, dan Lebanon. (Antara/RIA Novosti-0ANA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong