Suara.com - Sepuluh negara Arab telah setuju untuk bergabung dengan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan Negara Islam Iraq dan Suriah (ISIS) atau IS.
Pernyataan resmi tersebut diterbitkan pada situs resmi Departemen Luar Negeri AS setelah pertemuan antara Menteri Luar Negeri John Kerry dan sejumlah negara Arab.
"Negara-negara peserta sepakat untuk perang komprehensif terhadap ISIS, termasuk menghentikan mobilisasi pejuang asing melalui negara-negara tetangga, melawan pembiayaan ISIS dan ekstremis lainnya, menyangkal ideologi kebencian mereka, mengakhiri impunitas dan membawa pelaku ke pengadilan,” tulis situs tersebut.
Dalam informasi itu disebutkan, negara-negara tersebut juga akan berkontribusi dalam upaya kemanusiaan.
"Mereka juga berkontribusi untuk bantuan kemanusiaan, membantu dengan rekonstruksi dan rehabilitasi korban kekerasan ISIS, mendukung negara-negara yang menghadapi ancaman ISIS," kata pernyataan itu.
Menurut dokumen itu, koalisi itu akan terdiri dari Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Uni Emirat Arab, Mesir, Irak, Yordania, dan Lebanon. (Antara/RIA Novosti-0ANA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap
-
KUHAP Baru Berlaku Besok, YLBHI Sebut Indonesia Darurat Hukum
-
Demokrat Tegaskan SBY Difitnah, Ancam Penjarakan Akun TikTok Penyebar Isu Ijazah Jokowi
-
Sabu 50 Kg Disamarkan Label Durian, Kurir Ditangkap sebelum Masuk Kampung Bahari
-
Ternyata Ini Alasan Bupati Karawang Lantik Ratusan ASN pada Malam Tahun Baru
-
Kolaborasi Kementerian PU dan TNI Pastikan Jembatan Darurat Krueng Tingkeum Aman Dilalui Warga