Suara.com - Iran mulai menunjukkan keraguan terhadap keseriusan dan ketulusan koalisi internasional yang sedang dibangun Amerika Serikat untuk melawan gerakan Negara Islam (IS).
"Ada ketidakjelasan tentang apa yang disebut dengan koalisi internasional terhadap IS yang diumumkan setelah pertemuan puncak NATO di Wales pekan lalu," demikian dikatakan juru bicara kementerian luar negeri Marzieh Afkham, Kamis (11/9/2014) waktu setempat.
Afkham mengatakan keseriusan dan ketulusan untuk menangani akar permasalahan terorisme merupakan hal yang mendasar.
Pernyataan Afkham itu muncul beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada Rabu menyatakan tekad untuk meluncurkan perang "tanpa henti" terhadap para jihadis IS di Suriah dan Irak guna menghancurkan mereka.
Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuding Amerika Serikat tidak memperlakukan ancaman dari para militan IS di Irak dan Suriah secara serius.
Iran merupakan sekutu utama Assad sejak pemberontakan meletus pada Maret 2011 dan telah menyodorkan para penasihat militer kepada pemerintahan pimpinan Syiah di Irak untuk membantu memerangi para jihadis.
IS telah menguasai wilayah utara Irak dan Suriah timur secara luas.
Afkham mengiyakan pandangan Zarif, yang mengatakan bahwa beberapa negara yang tidak ia sebutkan, telah memberikan dukungan kepada para jihadis.
"Sejumlah negara dalam koalisi ini berada di antara mereka yang memberikan dukungan keuangan dan keamanan bagi para teroris di Irak dan Suriah," ujarnya. (IRNA/AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut